Teringat ucapan seorang teman, "Ken, omonganmu gak bisa rada enteng dikit apa?" (setelah di-translate jadi kayak gitu Bahasa Indonesianya kurang lebih). Waduh, iya ya, tanpa sadar memang saya sudah terlanjur biasa pake kata-kata sulit dan pikiran yang terbang entah kemana-mana. Sampai-sampai saya sering merasa tidak adil ketika ada di dalam kelas. Salah seorang dosen pernah bertanya pada teman saya, (memang bukan saya yang ditanya waktu itu, tapi otak saya juga mencoba berpikir untuk menjawab pertanyaan si Dosen). Pertanyaan si Dosen waktu itu adalah, "Apa itu kuesioner?".
Duengg!!! Semua memori dalam otak saya panggil lagi, saya coba keluarkan, tapi tetap tidak saya temukan jawaban dari pertanyaan dosen tadi. Wah, wah, ada yang tidak beres....!!!
Well, sejak awal saya kuliah memang saya selalu bersentuhan dengan orang-orang yang pikirannya sudah kacau, selalu jauh ke depan. Entahlah, mungkin ini hanya pembenaran saya
saja atau apa. Tapi, orang-orang positivis memang tidak akan pernah menyentuh ranah kritis seperti yang kami lakukan. Begitu juga orang kritis akan mual mendengar pertanyaan kaum Positivis yang terkesan dangkal......!!!
Untung, saya masih diselamatkan oleh kuliah seorang Dosen yang menganut madzhab Kritis.
Jadi, perasaan tidak adil itu sedikit dapat berkurang. Ya jelas saya merasa tidak adil, lha wong saya ini baca buku tebal-tebal, banyak ilmu yang masuk ke memori saya, kok
dimentahkan begitu saja oleh pertanyaan teknis macam apa itu kuesioner, variabel, dsb.....
Hehehe, ya gini ini orang narsis, jadi jangan ketawa baca tulisan ini. Jangan menganggap ini juga
omong kosong seperti yang biasa dibilang orang-orang.........
Minggu, 01 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar