Minggu, 01 Februari 2009

...............................................

Apa lagi yang kita cari
ketika pagi datang lagi entah untuk jam ke berapa
tak pernah pasti barangkali

Atau sebatas halusinasi,
Kenangan yang seketika. Deras menggema
dari layar televisi

Yang penuh manifesto, Peng- AtasNama -an dari segala, yang
tak perlu kita cari
tak usah kita nanti.

Karena senantiasa, ruap aroma debu perjalanan, dalam lebat
hujan senja kali ini

Senja yang itu-itu juga

Selalu gaib,

Kesekian
Waktu berdenyut

Entah pada detik keberapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar